Trauma yang dialaminya begitu dalam. Hingga saat ini, korban masih ketakutan dan belum berani kembali ke kantornya. Kondisi psikisnya pun ikut anjlok, memaksa keluarga membawanya ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.
"Sampai sekarang nggak masuk kerja," jelas Amir dengan nada prihatin. "Bahkan kemarin ada perawatan, psikisnya kena "nge-drop" dia dibawa ke rumah sakit kemarin sore."
Tak tinggal diam, Amir telah melaporkan kasus ini ke Polres Pandeglang. Dia berharap proses hukum berjalan cepat dan tegas.
"Sudah laporan ke polres," katanya singkat.
Dari pihak kepolisian, Kanit PPA Satreskrim Polres Pandeglang IPDA Widianto membenarkan laporan tersebut telah diterima. Meski masih berupa Laporan Duga (Lapdu), Widianto menegaskan akan segera menindaklanjuti.
"Baru Lapdu, sudah kita terima," ucap Widianto saat dihubungi terpisah.
Artikel Terkait
Neng Eem Ajak Warga Jeda dan Perkuat Ikatan Sosial di Ramadan
Banjir dan Longsor Landa Bogor, 15 Rumah Terendam
Rem Blong Truk Picu Kecelakaan Beruntun 7 Kendaraan di JORR
Wakil Ketua MPR Desak Deteksi Dini Kesehatan Mental di Sekolah, Angka Remaja Berisiko Capai 34,9%