Musim hujan memang sering bikin waswas. Apalagi kalau curah hujannya tinggi dan tak menentu, ancaman banjir pun mengintai. Nah, buat warga Jakarta dan sekitarnya, ada kabar baik. Kita nggak perlu lagi cuma mengandalkan feeling atau kabar burung untuk memantau situasi. Semua informasi penting soal banjir bisa diakses lewat genggaman tangan, tepatnya melalui aplikasi JAKI.
Jadi, gimana sih caranya pakai aplikasi ini untuk waspada banjir? Simak, ya.
Langsung Pantau Kondisi Terkini di Sekitar Kamu
Fitur utamanya bernama 'Pantau Banjir'. Di sini, kamu bisa cek kondisi wilayah secara real-time. Informasinya cukup lengkap, lho. Mulai dari peta banjir yang detail sampai level RT, data tinggi permukaan air, sampai jumlah wilayah yang terdampak. Yang nggak kalah penting, ada juga info peringatan dini yang dilengkapi waktu dan lokasi spesifik. Buat yang pengin lebih siap, aplikasi ini juga nyediain edukasi singkat tentang kesiapan menghadapi banjir.
Caranya gampang banget. Pertama, pastikan kamu sudah mengunduh aplikasi JAKI di ponsel. Setelah dibuka, langsung saja klik bagian 'Beranda'. Di sana, kamu akan menemukan menu 'Pantau Banjir'. Tinggal tap, dan semua data yang kamu butuhkan langsung tersaji.
Jadi Mata dan Telinga, Laporkan Genangan Air
Di sisi lain, JAKI nggak cuma untuk memantau. Kamu juga bisa aktif jadi bagian dari solusi. Misalnya, nemu genangan air yang berpotensi banjir atau melihat banjir mulai merendam jalan? Gunakan fitur 'Lapor' yang tersedia.
Caranya, buka aplikasi, lalu aktifkan dulu notifikasinya. Dengan begini, kamu bakal dapat info resmi peringatan dini cuaca langsung dari BPBD dan BMKG. Baru setelah itu, pakai fitur 'Lapor' untuk mengirimkan laporanmu. Dengan partisipasi warga, informasi jadi lebih cepat sampai ke pihak berwenang.
Kalau Sudah Darurat, Ada Tombol Khusus
Lalu gimana kalau situasinya udah genting banget? Jangan panik. Aplikasi ini punya 'Tombol Darurat' yang bisa diakses cepat dari beranda. Fitur ini menghubungkan kamu langsung ke layanan darurat seperti panggilan darurat atau pemanggilan ambulans. Bantuan diharapkan bisa lebih cepat dijangkau saat setiap detik begitu berharga.
Artikel Terkait
Pramono Anung Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca hingga 2026, Banjir Jakarta Tetap Mengancam
Bareskrim Periksa 18 Pejabat DSI dalam Kasus Dugaan Penipuan Investasi
Jakarta Tenggelam: 121 RT dan 16 Ruas Jalan Masih Terendam Banjir
Tiga Warga Terluka Akibat Pohon Tumbang Diterjang Hujan Deras di Senen