Banjir pagi ini sempat membuat kacau sejumlah jalan utama di Jakarta Barat. Air yang menggenang tinggi memaksa beberapa jalur arteri ditutup, mengakibatkan kemacetan dan kebingungan para pengendara. Situasi ini mendorong pihak berwenang mengambil langkah tak biasa: mengizinkan sepeda motor melintas di jalan tol JORR untuk sementara waktu.
Keputusan itu diambil bukan tanpa alasan. Menurut Kompol Andy Pradana dari PJR Bitung, akses di jalan-jalan biasa benar-benar terputus. "Kita memang di momen-momen tertentu melaksanakan kebijakan seperti ini," ujarnya, Jumat (23/1/2026).
Intinya, ketika jalan kota tak lagi bisa dilalui, opsi terbaik ya membuka akses terbatas di tol. Polisi bekerja sama dengan Jasa Marga memutuskan untuk memberi diskresi.
"Jadi dari PJR bersama Jasa Marga kita mengambil langkah diskresi memperbolehkan kendaraan roda dua itu untuk masuk ke dalam tol," jelas Andy.
"Rutenya sudah kita atur sedemikian rupa, mulai dari pintu masuk di Rawa Buaya sampai ke area Kembangan."
Latar belakangnya sederhana: banyak warga yang harus tetap beraktivitas, terutama berangkat kerja. Meski arteri utama terendam, mobilitas orang tidak boleh sepenuhnya mandek.
"Kita lihat akses lalu lintas terputus. Namun, untuk memberikan akses kepada masyarakat yang harusnya berangkat bekerja atau melintas di daerah situ, akhirnya kita berikan akses untuk melewati jalan tol," tambahnya.
Namun begitu, keamanan tetap jadi prioritas. Pengendara motor tidak dibiarkan melintas begitu saja. Petugas melakukan pengawalan dan menyiapkan pembatas khusus di sepanjang jalur yang diizinkan.
"Untuk jalan yang dilintasi roda dua sudah kita beri traffic cone, kita batasi. Hanya pengendara roda dua yang lewat di jalur yang sudah disiapkan," pungkas Andy.
Langkah ini, meski bersifat darurat, setidaknya meredakan kepadatan lalu lintas pagi itu. Para pemotor bisa bernapas lega walau hanya sebentar melewati genangan dengan rute alternatif yang tak biasa.
Artikel Terkait
Ketua Komisi B DPRD DKI Usul Tarif TransJakarta Naik Jadi Rp5.000
Pria Tak Dikenal Siram Cairan Merah ke Reza Pahlavi saat Acara di Berlin
Politik dan Agama Kembali Beririsan: Trump vs Paus di Tengah Konflik Iran
Polisi Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Dugaan Pelecehan Santri, Sahroni Minta Hukuman Berat