Ketua Komisi B DPRD DKI Usul Tarif TransJakarta Naik Jadi Rp5.000

- Sabtu, 25 April 2026 | 06:55 WIB
Ketua Komisi B DPRD DKI Usul Tarif TransJakarta Naik Jadi Rp5.000

TransJakarta lagi-lagi jadi sorotan. Kali ini soal tarif. Kabarnya, manajemen sedang mengkaji kemungkinan menaikkan harga tiket. Nah, yang menarik, usulan ini datang dari Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nova Harivan Paloh. Ia mengusulkan tarif baru dari Rp 3.500 naik jadi Rp 5.000.

"UMP DKI kan sekarang Rp 5,7 (juta)," ujarnya kepada wartawan, Sabtu (25/4/2026).

"Kalau sekarang (UMP) Rp 5,7 juta, masih batas kewajaran itu (tarif TransJ) Rp 5 ribu," sambung politisi tersebut.

Menurut Nova, naik TransJakarta itu sebenarnya sangat menguntungkan. Pertimbangannya? Jarak tempuh penumpang tidak mempengaruhi besaran tarif. Jadi sejauh apapun kamu pergi, bayarnya tetap sama. Di sisi lain, ada juga keuntungan buat yang naik pagi hari. Tarifnya lebih murah. Apalagi sekarang rutenya sudah meluas banget.

"TransJakarta sekarang juga ada sampai ke Bogor, PIK, Sawangan, Bekasi (dengan tarif) Rp 3.500," jelasnya.

Ia pun menambahkan, batas kewajaran memang bisa dibilang Rp 5.000. Tapi, ya, harus ada kajian dulu. Jangan asal naik. Meski begitu, Nova yakin TransJakarta tetap jadi pilihan utama warga. Kenaikan Rp 1.500, menurutnya, masih terbilang wajar.

"(Tarif) Rp 5 ribu saya rasa wajarlah, kalau dilihat harga transportasi lain, paling murah TransJakarta," pungkasnya.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar