Di tengah kesibukan World Economic Forum 2026 di Davos, Presiden Prabowo Subianto menyempatkan diri untuk sebuah pertemuan yang cukup personal. Ia bertemu dengan legenda sepakbola dunia, Zinedine Zidane. Momen hangat itu diabadikan dalam sebuah foto yang diunggah akun Instagram resminya pada Jumat (23/1/2026).
Dalam foto tersebut, Prabowo tampak berdampingan dengan Zidane. Putranya, Didit Hediprasetyo, juga ada di sana. Menariknya, Zidane pun datang bersama putranya, Theo. Latar belakangnya adalah suasana forum ekonomi bergengsi itu.
"Hari ini di sela World Economic Forum saya bertemu dan berdiskusi dengan legenda sepakbola dunia Zinédine @Zidane yang juga bersama putranya Theo Zidane,"
Begitu bunyi keterangan foto yang ditulis oleh akun tersebut.
Namun begitu, fokus utama kehadiran Prabowo tentu bukan pertemuan dengan bintang olahraga. Di forum yang dihadiri para pemimpin global itu, ia menyampaikan perkembangan program andalannya: Makan Bergizi Gratis (MBG). Presentasinya cukup menggugah, bahkan ia berani membuat perbandingan yang mengejutkan.
Menurut Prabowo, capaian program MBG dalam menyediakan makanan akan segera melampaui angka produksi raksasa makanan cepat saji, McDonald's. Ia menyebutkan data yang cukup detail untuk mendukung pernyataannya.
"Saat ini, dalam satu tahun, kami telah mencapai 21.102 dapur yang melayani seluruh negeri. Hingga tadi malam, kami memproduksi 59,8 juta makanan untuk 59,8 juta anak-anak, ibu, dan lansia yang tinggal sendirian. Mereka menerima makanan ini setiap hari," jelas Prabowo.
"Sebagai perbandingan, dalam waktu sekitar satu bulan, kami akan melampaui 68 juta makanan per hari yang diproduksi McDonald's,"
Pernyataan itu langsung disambut tepuk tangan dan tawa riuh dari para hadirin.
Forum Ekonomi Dunia tahun ini sendiri mengusung tema "Semangat Dialog". Tema itu dipilih untuk menekankan kolaborasi di tengah ketidakpastian ekonomi global dan dinamika geopolitik yang terus berubah. Bagi Indonesia, keikutsertaan dalam forum ini jelas punya arti strategis. Ini adalah momentum untuk menunjukkan posisi Indonesia di peta ekonomi global, sekaligus menarik minat investor terutama di sektor-sektor potensial seperti energi hijau dan ekonomi digital.
Tak cuma hadir dalam sesi-sesi diskusi, Indonesia juga aktif memanfaatkan ajang ini untuk menjalin relasi. Sebuah Paviliun Indonesia berdiri dari tanggal 19 hingga 23 Januari. Selain itu, digelar juga acara "Indonesia Night" pada 21 Januari sebagai sarana untuk menjalin hubungan langsung dan memperkuat jaringan. Tujuannya satu: mendorong lebih banyak investasi masuk ke Tanah Air.
Jadi, dari pertemuan santai dengan ikon sepakbola hingga presentasi data yang ambisius di depan forum dunia, kunjungan Prabowo ke Davos terasa padat dan penuh warna.
Artikel Terkait
Kemendagri Beri Peringatan ke Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Usai Banjir Aduan soal Mobil Dinas Rp8,5 M dan Renovasi Rumah Rp25 M
KPK Usulkan Capres, Cawapres, dan Calon Kepala Daerah Wajib dari Kader Partai
Komnas HAM: Penanganan Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS oleh TNI Tidak Transparan
Batalyon A Pelopor Brimob Metro Jaya Gelar Pelatihan Tactical Commander untuk Perkuat Kemampuan Komandan Lapangan