Gus Ipul Kerahkan Bantuan Darurat Usai Puting Beliung Hancurkan Karangpandan

- Kamis, 22 Januari 2026 | 20:50 WIB
Gus Ipul Kerahkan Bantuan Darurat Usai Puting Beliung Hancurkan Karangpandan

Angin puting beliung yang melanda Karangpandan, Karanganyar, Rabu sore lalu, benar-benar meninggalkan jejak kehancuran. Atap rumah berterbangan, tembok-tembok ambrol, dan puluhan kios di pasar setempat porak-poranda. Menanggapi bencana ini, Kementerian Sosial pun bergerak cepat.

Bantuan logistik darurat sudah disalurkan dari Gudang Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah. Tujuannya jelas: memenuhi kebutuhan mendesak warga yang rumahnya rusak atau hancur.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Ipul, menegaskan komitmen pemerintah.

"Sebagai respons penanganan bencana angin puting beliung di Karanganyar, Kemensos telah mengirimkan bantuan logistik bagi masyarakat yang terdampak dan memantau terus perkembangan di lapangan,"

Begitu bunyi keterangan tertulisnya yang dikeluarkan Kamis (22/1/2026).

Bantuan yang dikirim cukup beragam. Ada seribu paket makanan siap santap, ditambah seribu paket lauk pauk. Untuk tempat berteduh, disiapkan 75 lembar tenda gulung dan 100 lembar kasur. Juga ada 100 paket family kit serta 50 paket pakaian anak-anak. Semua ini untuk meringankan beban sementara.

Di lapangan, kerja sama pun terjalin. Petugas Kemensos turun bersama TNI, Polri, BPBD, dan relawan Tagana. Mereka tak hanya menyalurkan bantuan, tapi juga langsung turun tangan melakukan asesmen, evakuasi, dan pembersihan puing-puing yang berserakan. Pemerintah daerah sendiri sudah lebih dulu mengirimkan bantuan sembako.

Menurut data sementara, angin yang berlangsung sekitar lima menit itu merusak 41 rumah dan mengganggu 75 kepala keluarga. Kabar baiknya, tidak ada korban jiwa atau luka-luka yang dilaporkan. Warga yang rumahnya rusak parah memilih mengungsi ke sanak saudara terdekat.

Bencana ini terjadi sekitar pukul empat lewat empat puluh lima menit sore. Puncaknya pada pukul lima sore, menghantam empat desa: Karangpandan, Ngemplak, Domplang, dan sebagian wilayah Gerdu. Kekuatannya luar biasa, sampai-sampai material bangunan, sampah, bahkan barang dagangan pedagang beterbangan diterpa angin.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar