Di sisi lain, pemerintah daerah tak hanya fokus pada penanganan darurat. Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto, menyatakan akan ada peninjauan langsung ke lapangan.
Tujuannya untuk evaluasi, mencari akar masalah, dan mengantisipasi kejadian serupa di masa depan.
"Kami ingin melihat langsung dampak banjir dan melakukan asesmen, sekaligus mencari penyebab dan potensi banjir. Di beberapa lokasi masih ditemukan bangunan liar di bantaran sungai, dan jika terbukti memperparah banjir, akan dilakukan penertiban,"
tegas Ugas.
Pernyataannya itu menyiratkan bahwa selain faktor alam, ada kemungkinan faktor manusia turut memperburuk keadaan. Banjir kali ini benar-benar menguji kesiapan dan respons semua pihak.
Artikel Terkait
Iran Umumkan 3.117 Tewas dalam Gelombang Protes, Versi Pemerintah dan Aktivis Berbeda Tajam
Duka di Gang Arjuna Berujung Ricuh: Wanita Curi Sumbangan Duka
Anggota DPR Soroti Krisis Listrik dan BBM di Tengah Bencana
Trump Beri Ultimatum di Davos: Hamas Harus Serahkan Senjata atau Dihancurkan