“Kemudian, terdapat empat segmen OBP di sekitar sektor Barat, Kalimantan Barat yang belum kita tuntaskan, yaitu di D-400, OBP D-400, Gunung Raya, Sibuhuan, dan Batu Aum dalam tahap survei lapangan,” papar Makhruzi.
Ia menambahkan, untuk segmen ini, tim teknis masih melakukan diskusi pertukaran informasi guna membahas TOR dan SOP.
Lalu, bagaimana dengan Nunukan? Makhruzi kemudian merinci situasi di kabupaten yang berbatasan langsung dengan Sabah, Malaysia itu. Ternyata, ada tiga desa di Kecamatan Lumbis Hulu yang sebagian lahannya kini berada di bawah kedaulatan Malaysia.
“Yang keempat pada wilayah eks OBP Sinapat dan Kecamatan Lumbis Hulu, Kabupaten Nunukan, terdapat tiga desa yang sebagian wilayahnya masuk ke wilayah Malaysia,” ujarnya.
Perubahan garis batas ini tentu membawa konsekuensi. Bagi warga di tiga desa tersebut, hidup mereka mungkin akan berubah tanpa mereka sadari sebelumnya.
Artikel Terkait
Korban Tambang Nanggung Bertambah, Asap CO Masih Diklaim Aman
Teguran soal Abu Rokok Berujung Tusukan Obeng di Jagakarsa
Jakarta Siaga, Pesawat Modifikasi Cuaca Diterbangkan Dua Kali untuk Antisipasi Hujan 8 Jam
Tiga Calon Deputi Gubernur BI Jalani Fit and Proper Test, Jadwal Terpisah