Di tengah masa yang disebut sebagai gencatan senjata, Gaza kembali diguncang. Menurut badan pertahanan sipil setempat, serangan Israel menghantam pusat wilayah itu. Kabar buruknya, tiga jurnais dilaporkan menjadi korban.
Kejadiannya berlangsung pada Rabu (21/1/2026) waktu setempat. Dari informasi yang beredar, ketiganya tewas akibat serangan udara. Salah satu korban adalah seorang jurnalis lepas yang pernah bekerja untuk kantor berita AFP.
Badan pertahanan sipil Gaza memberikan pernyataan resmi mengenai temuan mereka.
"Jenazah ketiga jurnalis yang tewas dalam serangan udara Israel di daerah Al-Zahra, barat daya Kota Gaza, telah dibawa ke Rumah Sakit Martir Al-Aqsa di Deir al-Balah," begitu bunyi keterangan mereka.
Nama-nama korban pun mulai disebut. Mereka adalah Mohammed Salah Qashta, Abdul Raouf Shaat, dan Anas Ghneim. Shaat, seperti yang disebutkan, bukan nama asing di AFP; dia pernah berkontribusi sebagai jurnalis foto dan video di sana. Sementara itu, di sisi lain, militer Israel menyatakan mereka sedang memeriksa kebenaran laporan ini. Situasinya masih berkembang.
Artikel Terkait
Anggota DPR Soroti Lubang Besar Sistem Perlindungan Anak Usai Tragedi 25 Siswa SD Serpong
Presiden Prabowo Tiba di Zurich, Siap Pimpin Pidato di Panggung Elite Davos
Macron Berpidato dengan Kacamata Hitam di Davos, Trump Langsung Sindir
Tunisia Dilanda Banjir Terparah dalam 70 Tahun, 5 Tewas dan 4 Masih Hilang