“Direktorat Reserse dan Satuan Reserse PPA-PPO harus menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan yang humanis, profesional, dan berkeadilan,” tegas Listyo Sigit.
“Serta memastikan setiap perkara ditangani secara tuntas dengan menjunjung tinggi perspektif dan penghormatan gender,” jelasnya lagi.
Kapolri juga menyebut ini sebagai wujud nyata dukungan terhadap Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya poin keempat. Selain itu, kehadiran direktorat baru ini membuka peluang karir yang lebih luas bagi Polwan di Indonesia. “Saya kira… pembentukan Direktorat PPA dan PPO adalah bagian dari wujud nyata bagaimana kita terus mendorong kesetaraan gender,” ujar Kapolri.
Ke depan, direktorat dan satuan reserse PPA-PPO ini diharapkan jadi tonggak penting. Bukan cuma untuk transformasi internal Polri yang berperspektif gender, tapi juga peningkatan perlindungan di tingkat nasional maupun internasional.
Listyo Sigit tak lupa mengapresiasi berbagai pihak yang terlibat, termasuk perwakilan dari UN Women Indonesia, Australian Federal Police (AFP), dan ICITAP. Kolaborasi ke depan akan terus digencarkan.
“Kami akan berkolaborasi dan bekerjasama dengan kementerian terkait, para pemerhati, dan juga kerjasama yang kita lakukan selama ini… untuk betul-betul memberikan layanan terbaik,” tutupnya.
Artikel Terkait
DPR dan Kemenhaj Pastikan Persiapan Haji 2026 Tetap Berjalan Meski Konflik Timur Tengah
Selebgram dan DJ Medan Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba
Pria Tewas Tertabrak Kereta Ekspres Bandara di Perlintasan Green Garden
Astronom Temukan Jalan Pintas Baru: Bintang Tenang Ternyata Sinyal Eksoplanet