Hakim Konstitusi Anwar Usman akhirnya buka suara. Pertanyaan soal ketidakhadirannya yang kerap terjadi dalam sejumlah sidang MK akhirnya dijawab. Menurutnya, ada alasan kesehatan yang ia alami sejak awal tahun lalu.
"Awal 2025 itu, saya benar-benar merasakan sakit yang belum pernah sebelumnya. Bisa dibilang saya jatuh, bukan sekadar pingsan lagi. Sampai hilang ingatan sama sekali, saya kira sudah tamat riwayat saya," ungkap Anwar kepada awak media di Gedung MK, Jakarta Pusat, Rabu lalu.
Ia langsung dilarikan ke rumah sakit setelah kejadian itu. Tak tanggung-tanggung, kata dia, masa pemulihannya ternyata butuh waktu yang tidak sebentar.
"Akhirnya dibawa ke rumah sakit dan tidak ada pilihan lain, harus opname," ujarnya.
"Ini bukan cuma istirahat biasa. Perawatan pemulihannya sendiri, kata dokter, bisa antara satu sampai dua tahun."
Artikel Terkait
Fadli Zon Tunjuk Penanggung Jawab Keraton Solo, Satu Kubu Menolak
Derasnya Hujan, Derasnya Perjuangan: Kisah Para Pekerja yang Bertaruh dengan Banjir
Gelombang WNI Buru-Buru Pulang dari Kamboja Usai Razia Sindikat Scam
Tiga Tersangka Kuasai 270 Hektare Sawit Ilegal di Tesso Nilo