Targetnya, kawasan Muara Baru bisa steril dalam lima hari. Total sampah yang diangkut sejak awal diperkirakan bakal tembus 200 ton lebih.
Asep tak lupa mengingatkan. Ia berharap semua pihak ikut menjaga kebersihan, dan stop buang sampah sembarangan ke sungai atau laut. Sampah yang masuk ke perairan, selain merusak ekosistem, juga menyulitkan penanganan dan berpotensi memicu masalah lain.
"Menjaga kebersihan perairan adalah tanggung jawab bersama. Partisipasi masyarakat sangat menentukan keberlanjutan lingkungan pesisir Jakarta," tegasnya.
Persoalan sampah di Muara Baru ini sebelumnya sudah ramai di media sosial. Sebuah rekaman di Instagram pada Sabtu lalu memperlihatkan pemandangan yang memprihatinkan: tumpukan sampah mengapung di perairan sekitar tanggul. Warnanya cokelat, isinya beragam dari plastik hingga kayu dan menggenang terkonsentrasi di satu titik.
Lokasi itu tak jauh dari permukiman warga. Melihat viralnya isu ini, Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat, langsung turun ke lapangan untuk mengecek.
"Hasil pengecekan menunjukkan lokasi tersebut merupakan danau yang terbentuk akibat pembangunan tanggul NCICD dan saat ini masih dalam proses sertifikasi oleh BPAD," kata Hendra, Sabtu (17/1).
Artikel Terkait
Hidup Aditya Hanafi Berakhir di Penjara Usai Bunuh dan Cabuli Rekan Kerja
Surat Putri Jadi Penyejuk di Sidang, Noel Tolak Opsi Amnesti
Kabut dan Tebing: Evakuasi Korban Pesawat di Bulusaraung Dihadang Medan Ekstrem
Wali Kota Madiun Diciduk KPK Terkait Proyek dan Dana CSR