Gunungan sampah di perairan Muara Baru, Jakarta Utara, akhirnya mulai diangkut. Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta melaporkan, sejak Jumat lalu, mereka sudah memindahkan 137 ton sampah dari kawasan pesisir itu. Kerja bakti besar-besaran ini melibatkan ratusan petugas dan berbagai macam armada.
Menurut Asep Kuswanto, kepala DLH DKI, angka itu terkumpul dari tiga hari kerja intensif. Hari pertama, petugas mengangkut 35 ton. Lalu, bertambah 25 ton di hari berikutnya. Yang mengejutkan, pada hari ketiga tepatnya Minggu angkanya melonjak drastis menjadi 77 ton.
"Pada hari ketiga, kami memperkuat penanganan dengan mengerahkan 100 petugas kebersihan, 12 unit ponton, tujuh unit truk sampah tipe kecil, enam unit truk tipe besar, dua unit excavator, serta dua unit perahu karet," jelas Asep, Senin (19/1/2026).
Ia menambahkan, operasi ini juga didukung berbagai alat bantu seperti APD, serokan, cangkrang, dan kontainer untuk mempercepat kerja.
Untuk mengatasi sampah yang mudah hanyut, DLH memasang sekatan khusus. Materialnya campuran HDPE dan bambu. Fungsinya sederhana: menjebak sampah agar tidak menyebar ke laut lepas, sekaligus memudahkan petugas mengumpulkan dan memuatnya ke truk.
"Ke depan, kami akan memperkuat sekatan secara lebih permanen di seluruh zona serta menyiapkan armada cadangan, terutama saat hujan," lanjut Asep.
Artikel Terkait
Hidup Aditya Hanafi Berakhir di Penjara Usai Bunuh dan Cabuli Rekan Kerja
Surat Putri Jadi Penyejuk di Sidang, Noel Tolak Opsi Amnesti
Kabut dan Tebing: Evakuasi Korban Pesawat di Bulusaraung Dihadang Medan Ekstrem
Wali Kota Madiun Diciduk KPK Terkait Proyek dan Dana CSR