Setelah menggelar rapat kerja nasional, Ormas Gerakan Rakyat akhirnya resmi mendeklarasikan diri. Mereka tak lagi mau jadi sekadar organisasi masyarakat. Tahun ini, mereka bertekad bertransformasi menjadi partai politik. Dan ada satu nama yang mereka usung: Anies Baswedan.
Ketua Umum Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, menyampaikan hal itu secara terbuka dalam siaran langsung YouTube, Minggu lalu. Suaranya terdengar penuh keyakinan.
"Satu hal kita menginginkan Indonesia lebih adil dan makmur. Yang kedua, kita menginginkan pemimpin nasional kita nanti, insyaallah, adalah Anies Rasyid Baswedan," tegas Sahrin.
Perjuangan sejak 2023, ujarnya, kini membawa harapan yang kian membumbung. Rakernas itu pun menghasilkan keputusan tegas: mendirikan Partai Gerakan Rakyat.
"Di awal 2026 ini, kita mencatatkan bahwa persaudaraan Gerakan Rakyat, melalui rapat kerja nasional, telah menetapkan berdirinya partai politik. Namanya Partai Gerakan Rakyat," katanya lagi.
Namun begitu, Sahrin tak menampik bahwa jalan di depan sangatlah terjal. Dia mengakui, mendirikan partai politik di Indonesia bukan perkara gampang. Syarat-syaratnya, menurutnya, termasuk yang paling berat di dunia.
"Tentunya bukan perjuangan ringan. Kita semua sadar, mendirikan partai di sini dan mungkin bisa dicek di negara lain syaratnya sangat-sangat berat di muka bumi ini," tambahnya, menggambarkan tantangan yang ada.
Lebih detail, dia mengingatkan para kader tentang beban struktural yang harus dipikul. Partai harus punya kepengurusan yang solid hingga ke akar rumput.
"Pertama, harus ada kepengurusan di pusat dan 100% di tingkat wilayah. Artinya, kita harus punya 38 struktur di tiap provinsi. Kedua, harus ada 75% di seluruh daerah, sekitar 402 kota dan kabupaten harus memiliki struktur," papar Sahrin merinci.
Jelas sekali, ambisi politik mereka sudah tak terbendung. Deklarasi partai dan dukungan untuk Anies Baswedan menjadi sinyal kuat masuknya pemain baru dalam peta perpolitikan nasional. Tantangannya? Ya, memenuhi semua syarat berat tadi sambil terus menggaungkan nama calon yang mereka dukung.
Artikel Terkait
Polisi Ungkap Kronologi Perusakan Kaca Mobil oleh Dua Sopir Angkot di Kampung Rambutan Dipicu Lawan Arah
Penjaga Kafe di Bandar Lampung Ditangkap, Jadi Anggota Komplotan Pencuri Kabel PLN
Mei 2026 Penuh Tanggal Merah dan Peringatan, Pemerintah Tetapkan Empat Hari Libur Nasional
Puan Maharani Soroti Maraknya Kecurangan UTBK 2026, Desak Evaluasi Sistem Pengawasan