Di Cilincing, situasinya lebih parah. Empat jalan terendam, dengan titik terburuk ada di Jalan Kampung Sepatan. Air setinggi 50 cm masih bertahan di sana hingga malam hari. Dua lokasi lain di Penjaringan, seperti di depan Apartemen Pluit Se View dan Pelabuhan Nizam Zachman, juga dilaporkan tergenang cukup dalam, antara 30 sampai 40 cm.
Lalu, di Koja, genangan sekitar 10 cm masih terpantau di depan Jakarta Islamic Center.
Menghadapi situasi ini, BPBD DKI sudah mengerahkan timnya. Personel dikerahkan untuk memantau langsung kondisi lapangan. Mereka berkoordinasi dengan Dinas SDA, Bina Marga, dan Gulkarmat untuk segera menangani genangan. Upaya penyedotan dan pengecekan saluran air dilakukan bersama aparat kelurahan dan kecamatan. Mereka juga menyiapkan bantuan kebutuhan dasar bagi warga yang terdampak.
Yohan berharap upaya ini membuahkan hasil secepatnya.
"Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," pungkasnya.
Artikel Terkait
Jumlah Pengungsi Pascabencana di Aceh dan Sumut Turun Drastis Jelang Ramadan
Kemenag Dorong Pesantren Besar Sediakan Psikolog untuk Santri
Pemerintah Targetkan Konversi 4-6 Juta Motor BBM ke Listrik per Tahun
Tito Targetkan Nol Pengungsi Tenda Sebelum Lebaran Pascabencana Sumatera