Di sisi lain, Kasi Ops Basarnas Makassar Andi Sultan memberikan gambaran lebih rinci tentang temuan tersebut. Ukuran alat pemancar sinyal itu kira-kira 22 cm x 30 cm. Lokasi penemuannya pun menjadi petunjuk bahwa itu bukanlah perekam data penerbangan.
“Ukurannya untuk ELT, tadi kita sudah lihat sekitar 22 x 30 Cm, itu memang terpasang di kepala pesawat,” kata Andi Sultan.
“Biasanya kalau blackbox itu di belakang, jadi kami konfirmasi tadi yang menemukan, bahwa dia menemukan di depan.”
Jadi, meski bukan kotak hitam yang sangat dinantikan, temuan ELT ini tetap menjadi titik terang. Setidaknya, alat ini membantu memastikan dan memperkuat area pencarian utama di medan yang sulit itu.
Artikel Terkait
Napoli Kalahkan Torino 2-1, Kokoh di Posisi Ketiga Klasemen
Israel Klaim Lancarkan Serangan Balasan Skala Luas ke Teheran
Wakil Ketua MPR Imbau Masyarakat Tenang, Pastikan Pasokan BBM Nasional Aman
Menteri Luar Negeri Iran Tantang AS dan Israel: Kami Justru Menunggu Kedatangan Mereka