Strateginya dibuat menyeluruh. Basarnas membagi empat Satuan Reaksi Cepat (SRU) dan menetapkan empat titik pencarian utama. Tujuannya jelas: memastikan tidak ada satu pun korban yang terlewat dari pantauan.
"Kami Basarnas membagi empat SRU dan membagi empat titik pencarian melalui penyapuan lewat darat, sehingga tidak ada korban yang terlewatkan," jelas Arif.
Suasana di lokasi tentu saja tegang. Namun, dengan ditemukannya serpihan pesawat, setidaknya ada kepastian yang menjadi titik awal. Semua mata kini tertuju pada upaya tim di lapangan, berharap ada kabar baik di tengah medan Gunung Bulusaraung yang menantang.
Artikel Terkait
Serpihan Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Medan Terjal Pangkep
Warga London Serukan Penolakan, Rencana Kedubes China Picu Aksi Protes
KNKT Ungkap Kategori Kecelakaan Pesawat ATR di Maros: CFIT
Banjir Genangi Boulevard Barat, Arus Kendaraan Dialihkan ke Lajur Kanan