“Soal insiden yang menimpa pesawat register PK-THT dari PT IAT ini, kami nyatakan prihatin sekali. Sedih, dan kami berdoa untuk yang terbaik bagi semua penumpang dan kru,” ungkap Trenggono, menyampaikan keprihatinannya.
Sebelumnya, pesawat jenis ATR 42-500 itu dilaporkan hilang kontak. Kejadiannya saat pesawat hendak mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, pada Sabtu siang. Pesawat yang dibuat tahun 2000 dengan nomor seri 611 itu terbang dari Yogyakarta menuju Makassar.
Endah Purnama Sari, Kepala Bagian Humas dan Umum Dirjen Perhubungan Udara, memberikan kronologi terbaru. Menurutnya, sekitar pukul 04.23 UTC, Air Traffic Control Makassar sempat mengarahkan pesawat untuk melakukan pendekatan ke landasan pacu 21 Bandara Sultan Hasanuddin.
Sayangnya, setelah itu kontak terputus.
Artikel Terkait
Trump Guncang Sekutu NATO dengan Ancaman Tarif 25% demi Greenland
Motor Tercebur di Kali Cileungsi, Pengendara Selamat Berkat Lompatan Cepat
Menteri KKP Konfirmasi Tiga Stafnya Ada di Pesawat yang Diduga Jatuh di Maros
Serpihan Diduga Pesawat ATR Ditemukan Pendaki di Lereng Bulusaraung