Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, baru-baru ini menelepon Vladimir Putin. Obrolan mereka berlangsung hangat. Pezeshkian secara khusus menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemimpin Rusia itu atas dukungan yang diberikan Moskow di forum Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Panggilan telepon ini terjadi tak lama setelah isu protes di Iran ramai dibahas di sidang Dewan Keamanan PBB. Menurut Pezeshkian, sikap Rusia selama ini terlihat konsisten selalu berada di pihak Iran di kancah diplomasi internasional. Ia sangat menghargai hal itu.
Namun begitu, percakapan itu tidak hanya berisi ucapan terima kasih. Dari pernyataan resmi yang dikeluarkan pihaknya, Pezeshkian juga menyelipkan kritik tajam. Ia dengan tegas menuding ada campur tangan asing di balik gejolak yang terjadi di negaranya.
"Peran dan keterlibatan langsung Amerika Serikat dan rezim Zionis dalam peristiwa baru-baru ini di Iran sangat jelas,"
Begitu kata Pezeshkian, merujuk pada Israel. Pernyataannya dilaporkan oleh AFP pada Sabtu, 17 Januari 2026.
Sebenarnya, nada serupa sudah lebih dulu terdengar di New York. Cuma sehari sebelumnya, tepatnya pada Kamis, duta besar Rusia untuk PBB sudah melontarkan kecaman pedas terhadap Amerika Serikat di hadapan Dewan Keamanan. Diplomat Rusia itu menyebut Washington sengaja memperkeruh situasi.
Menurut mereka, Amerika lah yang dianggap memicu ketegangan dan bahkan menciptakan "histeria" seputar unjuk rasa di Iran. Jadi, dukungan Rusia yang diapresiasi Pezeshkian itu bukan datang tiba-tiba. Posisi mereka sudah jelas dari awal.
Artikel Terkait
Satpol PP Gerebek Pesta Miras di Indekos Metro, 7 Remaja Putri Diamankan
Houthi Siaga Penuh dan Ancam Tutup Selat Bab al-Mandeb
Jibom Brimob Sterilisasi GBK untuk Keamanan Womens Day Run
Tim SAR Natuna Uji Repeater di Puncak Gunung Ranai untuk Pastikan Sistem Komunikasi Darurat