Di hadapan ribuan pelajar SMA, Kamis lalu, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menyampaikan pesan yang tegas. Masa depan lingkungan Riau, menurutnya, kini berada di genggaman generasi digital native. Ini bukan sekadar wacana. Melalui program 'Youth Green Policing Eco Academy', ia serius mengajak Gen-Z untuk ambil bagian dalam perubahan.
"Kita berkumpul bukan sebagai anak muda biasa," ujar Irjen Herry, suaranya penuh semangat.
"Kita bersatu dengan generasi yang punya misi mulia. Saya hadir di sini untuk memberikan pemahaman kepada adik-adik semua."
Menurutnya, karakter khas Gen-Z yang vokal dan mendambakan transparansi adalah modal berharga. Modal itu harus dipakai untuk menjaga keadilan lingkungan. Ia mendorong para pelajar untuk tak cuma aktif di lapangan, tapi juga jadi ujung tombak di dunia maya. Sebab, kekuatan mereka untuk menyebar luaskan kesadaran ekologis lewat digital itu luar biasa.
"Saya tantang kalian untuk jadi duta lingkungan digital," tegasnya.
"Ciptakan solusi inovatif bagi masalah lingkungan kita di Riau."
Di sisi lain, Kapolda juga menjelaskan bahwa Green Policing yang digaungkan Polda Riau adalah komitmen nyata penegakan hukum. Namun begitu, upaya kepolisian saja tak akan cukup. Dukungan dan aksi nyata dari masyarakat, terutama anak muda, mutlak diperlukan. Karakter action-oriented yang melekat pada mereka dinilai bisa memutus rantai perusakan alam yang sudah berlangsung lama.
Ia punya keyakinan penuh. Sinergi antara energi kreatif anak muda dan pemanfaatan teknologi bisa mengubah arah sejarah ekologi Riau. Tapi semua itu harus dimulai dari langkah-langkah kecil yang konsisten.
"Mulailah dari hal kecil," pesannya.
"Tanam satu pohon. Bersihkan satu sungai. Edukasi satu orang. Percayalah, perubahan besar selalu berawal dari sana."
Momentum ini, bagi Kapolda, adalah penegasan komitmen bersama. Setiap aksi kecil hari ini adalah investasi besar untuk Riau hijau di masa depan. Menutup orasinya, ia kembali menekankan soal kolaborasi. Harapannya, Gen-Z Riau bisa jadi contoh nasional bagaimana pemuda menyelamatkan alamnya.
"Bersama kita bisa, sendiri kita tidak bisa," pungkas Irjen Herry.
"Mari bersatu. Jadikan Riau sebagai contoh. Ingat, masa depan Riau ada di tangan kalian."
Artikel Terkait
26 Pejabat dari Tiga Cabang Kekuasaan Diduga Terlibat Korupsi Program Makan Bergizi Gratis
BMKG: Sebagian Besar Wilayah Indonesia Berawan pada Rabu, 10 Juni 2026
Bocah 9 Tahun Tewas Diserang Anjing Pemburu di Bogor, Pemilik Anjing Jadi Tersangka
BI Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,50 Persen, Respons Tekanan Rupiah Akibat Ketidakpastian Global