Genangan air setinggi satu meter lebih masih menyelimuti permukiman warga di Kabupaten Pati. Sudah hampir seminggu, Desa Mustokoharjo di Kecamatan Pati terendam, memaksa warganya beradaptasi dengan cara yang tak biasa: menggunakan perahu untuk sekadar keluar rumah atau membeli kebutuhan pokok.
Menurut keterangan yang dihimpun dari sejumlah warga, banjir ini dipicu oleh hujan yang terus mengguyur ditambah luapan Sungai Silugonggo. Lokasi desa yang memang berada persis di tepian sungai membuat genangan terasa begitu dalam. Jalan-jalan pun tak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun empat.
Di tengah situasi itu, banyak warga memilih bertahan. Mereka enggan pindah ke posko pengungsian yang sudah disiapkan oleh pemerintah desa. Alasannya beragam, dari menjaga rumah hingga merawat ternak.
Sriyatun, salah seorang warga, adalah contohnya. Bersama suaminya, dia bolak-balik menggunakan perahu kecil dari rumahnya menuju ke jalan utama yang lebih tinggi.
Artikel Terkait
Piazza Firenze Garut: Dari Sukaregang Menuju Sorotan Dunia Kulit
Kapolda Riau Tantang Gen-Z Jadi Duta Lingkungan Digital
Puncak Bogor Malam Ini: Antrean Kendaraan Mengular Hingga Larut
Monorel Mangkrak di Rasuna Said Mulai Dibongkar, Pekerjaan Dijalankan Malam Hari