Data yang dipaparkan cukup mencengangkan. Total infrastruktur daerah yang rusak mencapai 2.710 unit. Rinciannya, sekitar 1.900 ruas jalan daerah dan 753 jembatan daerah. Capaian perbaikannya berjalan dengan kecepatan yang berbeda. Untuk jalan daerah, sekitar 72% sudah berfungsi lagi meski mungkin belum ideal.
Di sisi lain, progres untuk jembatan daerah jauh lebih lambat. Baru sekitar 12% yang berhasil ditangani. Kerusakannya memang seringkali parah ambles atau putus total sehingga butuh waktu dan upaya ekstra untuk membangunnya kembali.
"Jadi kita kerja hand in hand terus-terusan dengan TNI, Polri, dan masyarakat," katanya, menekankan kolaborasi yang dilakukan. "Agar urusan jembatan ini bisa kita selesaikan dalam waktu sesingkat-singkatnya."
Dengan kondisi terkini, Dody memastikan bahwa distribusi bantuan logistik sudah bisa mengalir lewat jalur darat. Itu poin pentingnya. Meski begitu, ia mengakui dengan jujur bahwa masih banyak ruas jalan dan jembatan yang kondisinya memprihatinkan dan butuh perbaikan serius ke depannya. Perjuangan membangun kembali akses ke pelosok ternyata masih panjang.
Artikel Terkait
Naluri Ibu Selamatkan Putri dari Cengkeraman Buaya di Sungai Kuantan
Tepuk Tepung Tawar Warnai Peralihan Pucuk Pimpinan Polres Siak
Piazza Firenze Garut: Dari Sukaregang Menuju Sorotan Dunia Kulit
Kapolda Riau Tantang Gen-Z Jadi Duta Lingkungan Digital