Bagi umat Islam, menjelang Ramadan ada beberapa momen yang ditunggu. Salah satunya adalah Nisfu Syaban. Momentum ini sering dijadikan ajang untuk menyiapkan diri, baik hati maupun pikiran, sebelum benar-benar masuk ke bulan puasa.
Secara sederhana, Nisfu Syaban itu ya tanggal 15 di bulan Syaban kalender Hijriah. Nah, menurut penjelasan Kementerian Agama, hari ini punya makna khusus. Banyak yang memanfaatkannya untuk introspeksi dan memperbanyak ibadah, sebagai "pemanasan" sebelum Ramadan tiba.
Supaya agenda ibadah nggak bentrok, informasi soal tanggal pastinya penting banget. Untungnya, Kemenag sudah punya kalender resminya. Jadi, kita tinggal lihat saja kapan posisi bulan Syaban 1447 Hijriah itu jatuh dalam kalender Masehi kita.
Syaban Dimulai Awal Tahun 2026
Nah, berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia terbitan Ditjen Bimas Islam Kemenag, 1 Syaban 1447 Hijriah itu jatuh pada Selasa, 20 Januari 2026. Jadi, sejak akhir Januari sampai awal Februari nanti, kita sudah berada di bulan Syaban.
Bulan ini sendiri dikenal sebagai bulan persiapan. Tradisi masyarakat pun beragam, mulai dari yang sekadar mengatur pola makan sampai yang serius memperbanyak salat sunah dan baca Al-Qur'an. Intinya, menyambut Ramadan dengan kondisi yang lebih baik.
Artikel Terkait
Sembunyi di Bawah Tanah: Rongga Karst dan Ancaman Lubang Runtuhan
Mantan Bos Garuda Ajukan PK, Bawa Dua Bukti Baru untuk Bebas
Putin Angkat Telepon, Tawarkan Diri Jadi Penengah di Tengah Ketegangan Israel-Iran
Iran Tangkap 3.000 Orang, Trump Ancam Serang Titik Terlemah