Di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang sesak, Kamis (15/1) lalu, terungkap sebuah klaim mengejutkan dari terdakwa Ammar Zoni. Artis bernama asli Muhammad Amar Akbar itu mengaku bahwa surat pernyataan yang menjadi barang bukti, bukan murni buah pikirannya. Isinya didiktekan oleh petugas Rutan Salemba, tempat dia ditahan terkait kasus narkotika.
“Ini bukan saya,” ujar Ammar tiba-tiba, suaranya terdengar jelas di tengah keheningan persidangan.
Hakim yang memimpin langsung menyambut pernyataan itu dengan pertanyaan lanjutan. “Bukan, ini tulisan siapa?”
“Nggak, ini semuanya saya yang menulis, tapi maksudnya saya disuruh,” jawab Ammar, berusaha menjelaskan.
“Disuruh siapa?” tanya hakim lagi, mengejar.
Artikel Terkait
Menteri Prasetyo Tegaskan RUU Disinformasi Masih Wacana, Belum Digodok
DPR Soroti Ratusan Siswa Keracunan, Program Makanan Bergizi Gratis Dipertanyakan
Langit Merah di Victoria: Kisah Warga Indonesia Menghadapi Amukan Api
Supeltas Berjubah Hujan Siaga Atasi Macet di Puncak