Mahasiswi Meninggal Usai Muntah Darah di Kos Cinere

- Rabu, 14 Januari 2026 | 22:50 WIB
Mahasiswi Meninggal Usai Muntah Darah di Kos Cinere

Di sebuah kos di kawasan Pangkalan Jati, Cinere, suasana Rabu sore itu tiba-tiba berubah mencekam. Seorang mahasiswi berusia 22 tahun, yang dikenal dengan inisial IP, ditemukan tak bernyawa di teras tempat tinggalnya. Keadaannya mengenaskan dia muntah darah sebelum akhirnya tergeletak tak berdaya.

Kapolsek Cinere, Kompol Chairul Saleh, mengonfirmasi kabar duka ini.

"Ya, korban adalah mahasiswa Universitas Nasional, tinggal seorang diri," ujarnya ketika dihubungi pada Rabu (14/1/2026).

Peristiwa ini berlangsung sekitar pukul empat lebih sore. Menurut sejumlah saksi, korban sebelumnya terlihat sedang mengikuti kuliah online dari dalam kamarnya. Tiba-tiba saja, dia keluar dengan kondisi yang sangat mengenaskan.

Saksi mata berinisial SN menggambarkan momen menegangkan itu. IP terlihat keluar dari kosnya, lalu muntah darah dan langsung ambruk di depan rumah kontrakannya.

Melihat kejadian itu, SN pun tak tinggal diam. Dia segera berteriak minta tolong dan bersama warga sekitar berusaha mengevakuasi korban. Sayangnya, nyawa IP tak tertolong.

Tim Inafis Polres Metro Depok yang dipimpin Ipda Hendri, bersama dokter jaga dari UPT Cinere, tiba di lokasi tak lama kemudian, sekitar pukul lima sore. Mereka segera melakukan pemeriksaan mendasar.

Hasilnya? Tidak ada tanda-tanda kekerasan sama sekali pada tubuh almarhumah, termasuk di area alat kelamin. Hanya ada bercak darah di sekitar mulutnya. Dari situ, dugaan sementara mengarah pada kemungkinan penyakit yang diderita korban.

"Dugaan sementara, korban meninggal dunia karena sakit," tegas Kapolsek Chairul Saleh menjelaskan temuan awal itu.

Kini, keluarga harus berhadapan dengan kenyataan pahit. Jasad IP rencananya akan dibawa pulang ke kampung halamannya di Toraja, Sulawesi Selatan, untuk dimakamkan. Sebuah akhir perjalanan yang terlalu cepat bagi seorang mahasiswi yang masih menuntut ilmu.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar