Di Gedung Kemlu Jakarta, Rabu (14/1) lalu, Menteri Luar Negeri Sugiono mengakui sedang memusatkan perhatian pada kasus penculikan dua WNI di Gabon. Perkembangan terbaru terus dipantau, jam demi jam. "Saya nunggu laporannya setiap jam lah, setiap ada update," ujarnya, mengungkapkan intensitas pemantauan yang dilakukan.
Menurutnya, nasib kedua warga negara Indonesia itu masih gelap. "Terus terang, sejauh ini kita belum tahu nasib yang dua," kata Sugiono. Meski begitu, upaya mencari celah informasi terus digenjot. "Kita akan coba cari jalur untuk bisa cari tahu kondisinya seperti apa," tambahnya.
Koordinasi juga dijalin dengan Kedutaan Besar Tiongkok, mengingat kompleksitas lokasi kejadian di lepas pantai Afrika Tengah itu. "Satu, memantau terus perkembangannya dan saya juga mencoba untuk berkoordinasi dengan Kedutaan Tiongkok," jelas Menlu.
Sebelumnya, seperti diungkapkan Plt. Direktur Pelindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah, peristiwa ini berawal dari pembajakan kapal penangkap ikan IB FISH 7 pada Minggu (11/1). Situasinya mencekam: dari 12 awak kapal, 9 diculik oleh kelompok bersenjata. Tiga orang berhasil lolos, dua di antaranya WNI, dan mereka bertahan di atas kapal hingga akhirnya diselamatkan otoritas Gabon.
Artikel Terkait
Wapres Gibran Hadiri Puncak Imlek Festival 2577 di Tengah Nuansa Ramadhan
KBRI Doha Imbau WNI di Qatar Waspada Usai Serangan AS-Israel ke Iran
Iran Balas Serangan, Hantam Pangkalan AS di Bahrain dan Sejumlah Negara Teluk
Ustaz Zacky Mirza Ingatkan Ramadan Momentum Perbaiki Silaturahmi di Bogor