Kini, fokus utama ada pada dua WNI yang masih hilang. Dari jauh, KBRI Yaounde di Kamerun yang juga membina hubungan dengan Gabon turut bergerak. Mereka meminta informasi terkini soal kondisi kesehatan para ABK, terutama yang selamat dari kejadian itu.
Tak hanya soal keselamatan, hak-hak ketenagakerjaan para korban dan keluarga mereka juga jadi perhatian. KBRI Yaounde berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan hal ini dipenuhi oleh penanggung jawab kapal.
"Kemlu dan KBRI Yaounde akan terus memantau perkembangan situasi dan melakukan penanganan kasus ini," tegas Heni, seperti dilansir Antara. Jalur diplomatik masih bekerja, meski jawaban atas nasib kedua WNI itu belum juga datang.
Artikel Terkait
Kapolri Resmikan 19 Jembatan di Jateng, Warga Diajak Gotong Royong
Kapolri Resmikan 19 Jembatan Merah Putih Presisi di Jateng, Klaten Jadi Tuan Rumah
Kendi Pecah di Klaten, 19 Jembatan Merah Putih Resmi Hidup untuk Warga
Video Guru vs Siswa SMK di Jambi Bikin Heboh, Disdik Turun Tangan