Kini, fokus utama ada pada dua WNI yang masih hilang. Dari jauh, KBRI Yaounde di Kamerun yang juga membina hubungan dengan Gabon turut bergerak. Mereka meminta informasi terkini soal kondisi kesehatan para ABK, terutama yang selamat dari kejadian itu.
Tak hanya soal keselamatan, hak-hak ketenagakerjaan para korban dan keluarga mereka juga jadi perhatian. KBRI Yaounde berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan hal ini dipenuhi oleh penanggung jawab kapal.
"Kemlu dan KBRI Yaounde akan terus memantau perkembangan situasi dan melakukan penanganan kasus ini," tegas Heni, seperti dilansir Antara. Jalur diplomatik masih bekerja, meski jawaban atas nasib kedua WNI itu belum juga datang.
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Pengedar di Bogor, Sita Ribuan Butir Obat Keras
DPRD Jatim Panggil Marinir Bahas Penanganan Kasus Peluru Nyasar di Gresik
Politisi PDIP Desak Penegakan Hukum Maksimal untuk 16 Mahasiswa FHUI Terduga Pelecehan
BPJS Ketenagakerjaan dan Wali Kota Jaksel Pastikan Santunan Pekerja Sampah Tewas Tugas