Kini, fokus utama ada pada dua WNI yang masih hilang. Dari jauh, KBRI Yaounde di Kamerun yang juga membina hubungan dengan Gabon turut bergerak. Mereka meminta informasi terkini soal kondisi kesehatan para ABK, terutama yang selamat dari kejadian itu.
Tak hanya soal keselamatan, hak-hak ketenagakerjaan para korban dan keluarga mereka juga jadi perhatian. KBRI Yaounde berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan hal ini dipenuhi oleh penanggung jawab kapal.
"Kemlu dan KBRI Yaounde akan terus memantau perkembangan situasi dan melakukan penanganan kasus ini," tegas Heni, seperti dilansir Antara. Jalur diplomatik masih bekerja, meski jawaban atas nasib kedua WNI itu belum juga datang.
Artikel Terkait
Wapres Gibran Hadiri Puncak Imlek Festival 2577 di Tengah Nuansa Ramadhan
KBRI Doha Imbau WNI di Qatar Waspada Usai Serangan AS-Israel ke Iran
Iran Balas Serangan, Hantam Pangkalan AS di Bahrain dan Sejumlah Negara Teluk
Ustaz Zacky Mirza Ingatkan Ramadan Momentum Perbaiki Silaturahmi di Bogor