Sebuah tiang kabel optik di Jalan Mangga Besar Raya, Tamansari, Jakarta Barat, ambruk pada Minggu (12/4/2026) sore lalu. Penyebabnya? Tiang itu sudah keropos dan tak kuat lagi menahan beban kabel yang menumpuk di atasnya. Kejadian ini sempat mengganggu lalu lintas di lokasi.
Menurut Komandan Peleton BPBD DKI Jakarta untuk wilayah Jakbar, Maulana Syahroni, tiang yang roboh itu menimpa untaian kabel optik. "Objek terdampak, kabel optik dan ruas jalan," jelasnya saat dikonfirmasi di hari kejadian. Syukurlah, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. "Nihil," tegas Maulana soal korban.
Merespon kejadian itu, Dinas Bina Marga DKI Jakarta langsung bergerak. Mereka bekerja sama dengan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) dan para operator untuk merapikan kabel yang berantakan dan mengganti tiang yang sudah lapuk itu.
Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI, Siti Dinarwenny, memaparkan langkah-langkah yang diambil. "Kami sudah tindak lanjuti," ujarnya pada Selasa (14/4).
“Kami minta bantuan Dinas Gulkarmat untuk penyangga kabel yang menjuntai. Tak lama kemudian, kami berkoordinasi dengan Apjatel sekaligus menghubungi operator lapangan, dibantu Satgas Sudin Bina Marga Jakbar,” tambah Wenny.
Tiang baru pun dipasang. Wenny menerangkan, penggantian dilakukan pada tiang yang berada di bagian median atau tengah jalan, dengan tinggi sekitar 9 meter. Sementara untuk kabel-kabel yang berantakan, tim memilih merapikannya dengan cara diikat agar tidak lagi menjuntai membahayakan.
Di sisi lain, ini bukan sekadar perbaikan darurat. Pemerintah Provinsi DKI disebut terus mendorong program relokasi kabel udara ke bawah tanah. Abdul Jabbar, Kepala Seksi PSUK-PJU Sudin Bina Marga Jakarta Barat, menegaskan komitmen itu.
“Ke depan tidak ada lagi kabel udara. Pihaknya terus melakukan perapian dan memindahkan kabel ke bawah. Program ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang terhadap pembangunan infrastruktur, khususnya penanganan kabel jaringan utilitas,” imbuhnya.
Jadi, selain menangani insiden, upaya jangka panjang terus digenjot. Harapannya, kejadian serupa bisa dicegah dengan infrastruktur yang lebih tertata dan aman.
Artikel Terkait
Kasus Silmy Karim: DPR Soroti Lemahnya Pengawasan Internal Imigrasi Usai Wamenimipas Jadi Tersangka KPK
BMKG: Seluruh Jabodetabek Berawan Sepanjang Hari, Suhu Capai 35 Derajat Celsius
LPSK Siap Lindungi Saksi dan Justice Collaborator dalam Pengusutan Korupsi BGN dan Imipas
Mantan Kepala Badan Gizi Nasional Jadi Tersangka Korupsi, Salah Satu Wakilnya Ajukan Justice Collaborator