"Saksi DWA alias I, didalami terkait dengan kegiatan-kegiatan tersangka HMK," imbuhnya.
Panggilan terhadap Iin Farihin ini bukanlah yang pertama. Sehari sebelumnya, tepatnya Senin (12/1), giliran rekan sejawatnya di DPRD, Nyumarno, yang menghadap penyidik di lokasi yang sama. Menurut Budi, aliran dana mencurigakan yang diduga diterima Nyumarno menjadi titik berat pemeriksaan.
"Kepada saksi saudara NYO selaku anggota DPRD, itu juga pendalaman terkait dengan dugaan aliran uang kepada saksi dimaksud," tutur Budi Prasetyo.
Jadi, rangkaian pemeriksaan ini semakin menunjukkan geliat penyelidikan KPK. Mereka tampak menyisir dari berbagai sisi untuk mengungkap lebih dalam kasus suap yang melibatkan mantan bupati dan lingkaran kekuasaannya di Bekasi.
Artikel Terkait
Jadwal Imsak dan Salat untuk Medan, 10 Ramadan 1447 H / 28 Februari 2026
Polisi Gagalkan Perang Sarung di Surabaya, 16 Orang Diamankan Bawa Senjata Tajam
KPK Ingatkan Penggunaan Anggaran Daerah Usai Polemik Mobil Dinas Gubernur Kaltim
Polisi Tangkap Enam Pelaku Sindikat Pencurian Besi di Pademangan