"Saksi DWA alias I, didalami terkait dengan kegiatan-kegiatan tersangka HMK," imbuhnya.
Panggilan terhadap Iin Farihin ini bukanlah yang pertama. Sehari sebelumnya, tepatnya Senin (12/1), giliran rekan sejawatnya di DPRD, Nyumarno, yang menghadap penyidik di lokasi yang sama. Menurut Budi, aliran dana mencurigakan yang diduga diterima Nyumarno menjadi titik berat pemeriksaan.
"Kepada saksi saudara NYO selaku anggota DPRD, itu juga pendalaman terkait dengan dugaan aliran uang kepada saksi dimaksud," tutur Budi Prasetyo.
Jadi, rangkaian pemeriksaan ini semakin menunjukkan geliat penyelidikan KPK. Mereka tampak menyisir dari berbagai sisi untuk mengungkap lebih dalam kasus suap yang melibatkan mantan bupati dan lingkaran kekuasaannya di Bekasi.
Artikel Terkait
Hujan Deras dan Cuaca Ekstrem Tewaskan Enam Warga Gaza, Termasuk Bayi
Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Bitung di Tengah Malam
Notaris Beberkan Aliran Rp 809 Miliar dari AKAB ke Gojek di Sidang Korupsi
Iran Tuding AS dan Israel Kirim Anggota ISIS untuk Serang Warga Sipil