Hujan yang mengguyur Jakarta sejak kemarin sore ternyata belum juga reda. Akibatnya, genangan air masih menyelimuti sejumlah permukiman warga hingga siang hari ini. Menurut laporan terbaru, setidaknya ada 11 Rukun Tetangga (RT) yang masih terendam.
Mohammad Yohan, Kapusdatin BPBD DKI Jakarta, mengonfirmasi hal tersebut.
"BPBD mencatat saat ini terdapat 11 RT yang terdampak," ujarnya dalam keterangan pers, Selasa (13/1/2026).
Dia menjelaskan, pemicu utamanya tak lain adalah curah hujan tinggi yang berlangsung cukup lama. Kawasan yang paling merasakan dampaknya adalah Jakarta Barat dan Jakarta Utara.
Dari semua titik itu, kondisi terparah terjadi di Kelurahan Warakas, Jakarta Utara. Di sana, air banjir menggenang setinggi 35 sentimeter cukup untuk merendam roda mobil penumpang.
Menghadapi situasi ini, personel BPBD sudah dikerahkan ke lapangan. Tugas mereka memantau perkembangan genangan dan mengoordinasi upaya penanganan. Mereka bekerja sama dengan Dinas SDA, Bina Marga, dan Gulkarmat untuk menyedot air serta memastikan saluran-saluran air berfungsi. Camat dan lurah di lokasi juga turun langsung.
Targetnya jelas: genangan harus surut secepat mungkin.
Artikel Terkait
Pezeshkian Turun ke Jalan, Ribuan Pendukung Serukan Perlawanan di Teheran
Menu Ayam Diduga Picu Keracunan Massal, 803 Orang Terjangkit di Grobogan
Kudus Darurat Banjir: 33 Ribu Jiwa Terdampak, Tiga Korban Meninggal
Upaya Damai Inara Rusli Ditolak Tegas, Restorative Justice Mentok di Penolakan Mawa