Upaya penelusuran terhadap kasus pelecehan seksual di dalam gerbong KRL rute Jakarta Kota-Bogor akhirnya membuahkan hasil. Pelakunya berhasil diamankan.
Peristiwa ini bermula dari sebuah video yang viral di media sosial, menampilkan seorang wanita yang sedang bercerita kepada petugas di Stasiun Cilebut. Dalam rekaman itu, dia mengaku menjadi korban. Wanita itu naik kereta dari Stasiun Manggarai. Di tengah perjalanan yang padat, dia mulai merasakan ada sentuhan fisik di tubuhnya.
Awalnya, dia mengira itu hanya tas penumpang lain yang tak sengaja bersenggolan. Tapi kemudian, seorang pria yang diduga pelaku menyapanya dengan pertanyaan yang membuatnya kaget.
“Dia tanya santai, apakah saya marah waktu alat kelaminnya digesek-gesekkan ke saya,” ujar korban, menirukan perkataan pelaku.
Yang membuatnya semakin terpukul, tak ada satu pun penumpang lain yang bertindak menolong. Mereka hanya memandang. Merasa tidak aman, wanita itu memutuskan turun di Stasiun Cilebut untuk melaporkan kejadian tersebut.
Menanggapi laporan ini, pihak KAI Commuter langsung bergerak. Manager Public Relations mereka, Leza Arlan, menjelaskan bahwa tim segera menelusuri rekaman CCTV berdasarkan ciri-ciri yang diberikan korban. Kerja cepat ini membawa hasil.
“Kami konfirmasi dulu ke korban untuk memastikan kecocokan pelaku. Setelah itu, namanya langsung kami masukkan ke daftar cekal,” kata Leza, Sabtu (28/2/2026).
Artikel Terkait
Polisi Siapkan Enam Kantong Parkir dan Rekayasa Lalu Lintas untuk Puncak Imlek Nusantara di Lapangan Banteng
Anggota DPR Ingatkan Dapur SPPG Manokwari Utamakan Mutu Makanan Bergizi Gratis
Polisi Bali Uji DNA untuk Selidiki Keterkaitan Potongan Tubuh dan Dugaan Penculikan WNA
750 Personel Amankan Puncak Perayaan Imlek Nusantara di Lapangan Banteng