Di sinilah ADSW dinilai sebagai panggung yang strategis. Forum ini bukan cuma untuk berbagi wacana, tapi juga jembatan untuk menjaring kerja sama dan investor. Khususnya di sektor energi hijau yang sedang naik daun.
Jadwal Eddy di Abu Dhabi cukup padat. Selain berbicara di forum utama, ia juga diagendakan untuk sejumlah pertemuan bilateral. Rencananya, ia akan bertemu dengan Menteri Energi dan Infrastruktur UEA, H.E. Suhail Mohamed Al Mazrouei, serta Menteri Perubahan Iklim, Amna bint Abdullah Al Dahak.
Harapannya jelas. Semua pertemuan ini diarahkan untuk mendukung visi besar ketahanan energi nasional.
Jadi, selain memamerkan potensi, langkah Eddy Soeparno ini juga merupakan upaya nyata untuk menarik minat dan kepercayaan mitra global. Menjadikan angka 40 persen tadi bukan sekadar statistik, melainkan sebuah realitas yang bisa dimanfaatkan untuk kemandirian energi Indonesia ke depan.
Artikel Terkait
Anggaran Mobil Dinas Gubernur Kaltim Rp 8,5 M Dikritik PKS
Inara Rusli Antar-Jemput Anak-anak ke Pernikahan Virgoun
Sinkhole Menganga di Kuningan, Jalan Penghubung Ciawigebang-Cihaur Lumpuh Total
Jokowi Peringatkan Pentingnya Kedaulatan AI dalam 5-15 Tahun ke Depan