Di sisi lain, penanganan tak berhenti di urusan perut. Pasca banjir surut, biasanya yang tersisa adalah kerusakan properti. Untuk itulah, Pemkot Serang sudah menyiapkan langkah lanjutan. Mereka akan mendata rumah-rumah yang rusak, entah itu roboh atau mengalami kerusakan berat, untuk kemudian mendapat bantuan perbaikan.
"Untuk rumah roboh, silakan RT dan RW berkoordinasi dengan lurah agar segera didata. Bantuan akan disalurkan melalui Perkim dan BPBD," kata Agis.
Layanan kesehatan juga jadi perhatian serius. Agis memastikan bahwa layanan medis tetap siaga 24 jam. Ia meminta masyarakat yang mengungsi secara mandiri di tingkat RT/RW dan membutuhkan tenaga kesehatan, untuk segera melapor.
"Jika ada kebutuhan layanan kesehatan di pengungsian mandiri, cukup lapor ke camat. Tim dari puskesmas dan Dinkes akan langsung meluncur," kata Agis menegaskan.
Dengan serangkaian langkah ini, pemerintah berharap dampak banjir bisa sedikit teredam dan proses pemulihan berjalan lebih cepat.
Artikel Terkait
Golkar Klaim Tak Ada Kader Manfaatkan Program Makan Bergizi Gratis untuk Kepentingan Pribadi
KPK Konfirmasi Akan Panggil Produsen Rokok Terkait Kasus Suap Bea Cukai
Parma dan Cagliari Bermain Imbang 1-1 di Giornata ke-27 Serie A
Proyek Krematorium Kalideres Dihentikan Sementara Usai Protes Warga