Momen itu terjadi saat Gus Ipul menyampaikan sambutannya. Di hadapan Presiden Prabowo dan seluruh undangan yang memadati Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru, Senin (12/1/2026) lalu, suaranya tiba-tiba tercekat.
Ia mengakhiri pidatonya dengan kata-kata yang dalam. Gus Ipul menyebut peresmian 166 sekolah ini sebagai peristiwa bersejarah.
Suaranya bergetar saat mengucapkan itu.
Selesai menyampaikan kalimat penutup, Gus Ipul terdiam sejenak. Kepalanya menunduk. Salam yang ia ucapkan setelahnya terdengar jelas terguncang oleh emosi.
Langkahnya turun dari panggung. Tepat di depan tempat duduk Prabowo, ia membungkuk sekali lagi. Spontan, Presiden bangkit dari kursinya. Tanpa banyak kata, Prabowo merangkul Gus Ipul erat-erat. Sebuah pelukan hangat yang menutup sambutan penuh air mata itu.
Artikel Terkait
Kejati Riau Geledah Kantor KSOP dan Pelindo Dumai Terkait Dugaan Tindak Pidana Kepelabuhanan
Trump Klaim Presiden Xi Jinping Setop Pengiriman Senjata ke Iran
TNI AU Gelar Bazar Murah di Makassar untuk Rayakan HUT ke-80
Kru Ambulans Dikerjai, Panggilan Darurat Dijadikan Modus Penagihan Utang