Acara di Banjarbaru itu penuh warna. Presiden Prabowo Subianto baru saja meresmikan ratusan sekolah rakyat secara serentak di seluruh Indonesia. Suasana haru dan bahagia bercampur, terpancar jelas di hadapan publik yang hadir.
Ribuan orang memadati lokasi. Dari sekitar 2.000 peserta, 800 di antaranya adalah siswa yang datang dari berbagai penjuru, didampingi orang tua dan para pengajar. Mereka menyaksikan langsung momen yang cukup menggugah.
Perluasan akses pendidikan ini memang sudah dirintis sejak pertengahan tahun lalu. Secara bertahap, 166 titik sekolah rakyat dibuka dari Juli hingga September. Sebarannya cukup merata: Sumatera punya 35 titik, Jawa mendominasi dengan 70 titik. Lalu ada Bali dan Nusa Tenggara (7 titik), Kalimantan (13 titik), Sulawesi (28 titik), disusul Maluku (7 titik), dan Papua (6 titik).
Hasilnya? Hanya dalam satu semester Gasal TA 2025/2026, sudah 15.945 siswa menimba ilmu di sana. Target ke depannya jauh lebih besar: 500 sekolah rakyat dengan kapasitas masing-masing bisa menampung hingga seribu siswa.
Namun begitu, dari seluruh rangkaian acara, ada satu momen yang paling menyita perhatian dan viral.
Artikel Terkait
Kepala Desa Cibinong Sambut Hangat, Wakapolri Salurkan Bantuan untuk SMA Kemala Bhayangkara
Gempa Magnitudo 4.0 Guncang Naganraya Aceh di Kedalaman Dangkal
Trump Siap Kerahkan Kekuatan Militer ke Iran, Tapi Ada Komunikasi Rahasia di Balik Layar
Khamenei Samakan Trump dengan Firaun, Ramalkan Keruntuhan Serupa