Dia juga tak lupa mengapresiasi sikap warga. Menurutnya, keberanian dan kepekaan masyarakat dalam menjaga lingkungan adalah hal yang luar biasa.
"Apresiasi kami dari Polda Metro Jaya atas keberanian yang luar biasa dan kepekaan terhadap lingkungan, kesadaran untuk menjaga lingkungan, Jaga Jakarta ini yang sangat luar biasa partisipasi dari masyarakat," imbuhnya.
Usai kejadian, polisi langsung memburu para pelaku. Tim Jatanras Polda Metro Jaya dikerahkan, bekerja sama dengan polres dan polsek setempat. Hasilnya, tiga orang berhasil diamankan dalam waktu beberapa hari.
Pengejaran berakhir di dua kota berbeda. Vebran Vernando (33) ditangkap di sebuah homestay di Yogyakarta pada Jumat (9/1). Rekannya, Robi Candra (43), berhasil diringkus di Cimahi, Jawa Barat, dini hari Sabtu (10/1).
Tak cuma kedua penembak itu, polisi juga menangkap seorang lain. Dia berinisial AA (31), yang diduga membantu proses penadahan motor hasil curian.
"Para tersangka dibawa ke Subdit Umum Jatanras PMJ untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujar Kasubdit Jatanras, AKBP Abdul Rahim, sehari sebelum jumpa pers.
Sekarang, ketiganya menghadapi proses hukum. Sementara warga Palmerah bisa sedikit lega, meski trauma atas insiden tembak-menembak di pagi hari itu mungkin masih tersisa.
Artikel Terkait
SBY Tegaskan Demokrat Harus Jadi Bagian Solusi di Tengah Tantangan Global
Prabowo Pilih Bermalam di IKN Usai Agenda Haru di Kalimantan
Bus Transjakarta Tabrak Tiang Listrik di Tanjung Barat, Satu Penumpang Terluka
SBY Tegaskan di Puncak Natal Demokrat: Mataharinya Hanya Satu, AHY