Plafon Sekolah Ambruk Diterpa Hujan, Siswa Berhasil Dievakuasi
Hujan deras yang mengguyur Jakarta Utara pagi itu ternyata membawa malapetaka. Di kawasan Pademangan Timur, tepatnya di SDN 05, sebuah insiden terjadi. Plafon sekolah itu ambruk. Kabar baiknya, menurut laporan BPBD DKI Jakarta, tak ada satu pun korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Semua berlangsung cepat pada Senin pagi, 12 Januari 2026. Sekitar pukul setengah delapan, plafon di lantai empat gedung sekolah itu tiba-tiba roboh. Saat itu, para siswa sedang asyik menyantap sarapan pagi mereka menu makan bergizi gratis yang biasa disingkat MBG.
Mohamad Yohan, Kepala Pusdatin BPBD DKI, memberikan penjelasan.
“Pada saat siswa sedang sarapan MBG di kelas, terlihat plafon roboh dari ujung depan kelas. Guru-guru segera mengevakuasi siswa ke lapangan,” ujarnya.
Kepanikan tentu saja sempat melanda. Namun, berkat respons cepat para guru, semua siswa bisa dibawa keluar dengan selamat. Mereka berhamburan ke lapangan sekolah, meninggalkan ruang kelas yang tiba-tiba berantakan.
Dampak kerusakannya ternyata cukup luas. Runtuhan itu tak hanya menghantam satu ruangan, melainkan empat kelas sekaligus plus satu lorong di lantai empat. Pemandangannya pasti memilukan.
Lalu, apa penyebabnya? Diduga, hujan lebat yang tak henti-hentinya menjadi biang keladi. Air merembes dari atap, masuk ke dalam plafon, dan membuat strukturnya melemah. Plafon yang basah itu akhirnya tak sanggup lagi menahan bebannya sendiri.
“Rembesan air membuat plafon tidak mampu menahan beban hingga akhirnya ambruk,” jelas Yohan.
Hingga berita ini diturunkan, proses penanganan masih terus berjalan. Tim BPBD dan pihak sekolah berupaya memastikan area tersebut benar-benar aman. Aktivitas belajar mengajar, tentu saja, tak boleh terusik oleh kejadian seperti ini. Evaluasi dan perbaikan mendesak nampaknya harus segera dilakukan.
Artikel Terkait
BNPP Gelar Kuliah Umum di IPDN Sulut untuk Bangkitkan Kesadaran Generasi Muda soal Perbatasan
Remaja 13 Tahun di Cimahi Alami Lengan Tertancap Pagar Besi saat Kejar Layangan
Polisi Kenya Tembak Demonstran Tolak Pusat Karantina Ebola AS di Nanyuki, Satu Tewas
Polri Salurkan 550 Paket Bansos ke Pengemudi Ojol dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-80