Genangan air masih jadi pemandangan di sejumlah titik Ibu Kota hari ini. Menurut data terbaru dari BPBD DKI Jakarta, wilayah yang terdampak banjir ternyata bertambah. Hingga siang tadi, petugas gabungan masih sibuk menangani situasi ini.
Catatan per pukul 13.00 WIB menunjukkan, banjir melanda empat wilayah administratif: Jakarta Selatan, Barat, Timur, dan Utara. Air tak hanya membanjiri permukiman warga, tapi juga merendam puluhan ruas jalan, mengganggu arus lalu lintas.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Provinsi DKI Jakarta, Mohamad Yohan, memberikan rinciannya.
"Saat ini tercatat 28 RT dan 46 ruas jalan tergenang," ujarnya di Jakarta, Senin (12/1/2026).
Penyebabnya klasik, tapi dampaknya selalu signifikan: curah hujan tinggi yang mengguyur kota. Di beberapa lokasi, kondisi diperparah oleh luapan kali yang merendam rumah-rumah penduduk.
Menghadapi situasi ini, BPBD DKI tak tinggal diam. Yohan menjelaskan bahwa personel telah dikerahkan untuk memantau perkembangan genangan di lapangan.
"Kami juga mengkoordinasi unsur Dinas SDA, Bina Marga, dan Gulkarmat untuk melakukan penyedotan. Tugas lainnya adalah memastikan tali-tali air berfungsi baik, bekerja sama dengan lurah dan camat setempat. Kebutuhan dasar bagi penyintas juga disiapkan," jelasnya.
Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk tetap waspada. BPBD mengingatkan agar warga berhati-hati jika harus beraktivitas di luar. Untuk keadaan darurat, nomor 112 siap dihubungi kapan saja. Layanan itu gratis dan beroperasi 24 jam nonstop.
Berikut rincian wilayah terdampak berdasarkan data yang dirilis:
Jakarta Barat (6 RT)
- Kelurahan Kedaung Kali Angke: 3 RT. Ketinggian air sekitar 70 cm. Penyebabnya curah hujan tinggi. Penanganan masih berlangsung.
- Kelurahan Rawa Buaya: 3 RT. Genangan mencapai 50 cm, juga akibat hujan deras. Situasi masih ditangani.
Artikel Terkait
SBY Tegaskan Demokrat Harus Jadi Bagian Solusi di Tengah Tantangan Global
Prabowo Pilih Bermalam di IKN Usai Agenda Haru di Kalimantan
Bus Transjakarta Tabrak Tiang Listrik di Tanjung Barat, Satu Penumpang Terluka
SBY Tegaskan di Puncak Natal Demokrat: Mataharinya Hanya Satu, AHY