Kemudian, di arena peresmian, bakat-bakat siswa benar-benar dipertontonkan. Mereka bercerita, membawakan puisi, sampai unjuk kebolehan pencak silat. Yang tampil ini adalah siswa pilihan, mewakili 15 ribu siswa Sekolah Rakyat yang tersebar di seluruh Indonesia.
Yang bikin kagum, para siswa ini tampil percaya diri menggunakan empat bahasa asing: Inggris, Arab, Jepang, dan Mandarin. Mereka lalu menyanyikan lagu-lagu seperti 'Heal The World', 'Di bawah Tiang Bendera', dan 'Manusia Kuat'. Gemuruh tepuk tangan memenuhi ruangan.
Di sisi lain, acara yang dipusatkan di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara. Hadir mendampingi Presiden, antara lain Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Wamen Sos Agus Jabo, dan Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar. Turut hadir pula Mensesneg Prasetyo Hadi, Menlu Sugiono, Seskab Teddy Indra Wijaya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit, sampai Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Peresmian besar-besaran ini, menurut informasi, didukung penuh oleh beberapa BUMN. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Kementerian Pekerjaan Umum, dan PT Pos Indonesia ikut membidani lahirnya 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi itu.
Artikel Terkait
Damkar Singkep Lepaskan Cincin yang Terjepit di Jari Warga Selama Enam Bulan
Tiga Pemuda Pelaku Lempar Petasan ke Sopir Angkot di Tangerang Diamankan dan Berdamai
Setjen MPR Serahkan LKIP 2025 Secara Digital, Capai Kinerja 106,92%
Sopir Diamankan di Sijunjung, Sabu Disembunyikan dalam Kotak Rokok