Andre mengakui upaya serupa pernah dilakukan Kapolri Listyo Sigit sebelumnya. Hasilnya? Cuma bertahan beberapa bulan. Setelah itu, aktivitas ilegal itu muncul kembali. Nah, kali ini dia ingin memastikan penindakan berjalan tuntas, tidak setengah-setengah.
Di sisi lain, Andre juga menyinggung komitmen pemerintahan baru. Presiden Prabowo Subianto, disebutkannya, punya tekad kuat untuk menegakkan hukum di sektor pertambangan liar. Ini bukan cuma soal hukum, tapi juga dampak lingkungan yang mengkhawatirkan.
"Kita tentu tidak ingin kerusakan lingkungan ini memicu bencana alam baru datang lagi," imbuhnya.
Itulah sebabnya dia turun langsung. Sebagai wakil rakyat dari Sumbar, Andre ingin kasus Nenek Saudah tidak berhenti pada persoalan penganiayaan semata. Ada masalah lebih besar di baliknya yang harus diurai: jaringan tambang ilegal yang selama ini seolah kebal hukum.
"Kita tidak ingin orang-orang yang berlindung dan terlibat di dalamnya selamat begitu saja," pungkas Andre.
Artikel Terkait
KPK Periksa Wakil Katib PWNU DKI Terkait Kasus Kuota Haji
Prabowo Resmikan Sekolah Rakyat, Lanjutkan Kunjungan ke Kilang Balikpapan dan IKN
Dini Hari Mencekam, Pria di Dramaga Dikeroyok di Rumah Sendiri
Kakek 62 Tahun Tewas Dianiaya di Minimarket Bandung, Pelaku Ditangkap