Suasana di Gang Jati, Sawangan, Depok, sempat memanas Minggu sore kemarin. Keributan pecah antara suporter dua klub sepak bola ibukota, Persija dan Persib. Untungnya, situasi kini sudah kembali kondusif.
Menurut AKP Made Budi dari Humas Polres Metro Depok, semua ini berawal sekitar pukul lima sore. Sekelompok suporter, sekitar 50 orang, sedang asyik nobar di sebuah kafe di Jalan Jati. Mereka adalah pendukung Persija yang tergabung dalam The Jak Sawangan.
“Kronologisnya, Suporter The Jak Sawangan mengadakan nonton bareng di Cafe Teras Singgah Jalan Jati, Sawangan Baru, Sawangan, Kota Depok dengan jumlah massa sekitar 50 orang,” jelas Made.
Nobar berjalan lancar, sampai suatu gol tercipta. Nah, di sinilah masalah mulai muncul. Tak lama setelah gol Persib, bunyi petasan tiba-tiba memecah suasana.
Rasa penasaran atau mungkin curiga membuat beberapa perwakilan The Jak mendatangi sumber suara itu. Ternyata benar, yang menyalakan petasan adalah sekelompok pendukung Persib.
“Pada saat Persib unggul terdengar suara petasan, kemudian sumber suara tersebut didatangi oleh perwakilan suporter The Jak. Diketahui bahwa yang menyalakan petasan merupakan pendukung Persib,” ucapnya.
Ketegangan pun tak terhindarkan. Adu mulut dan kericuhan kecil sempat terjadi. Berkat campur tangan petugas Binmas dan Ketua RW setempat, suasana berhasil diredam untuk sementara.
Tapi tenangnya cuma sebentar. Kurang lebih dua puluh menit kemudian, situasi kembali meledak. Sekitar seratus orang suporter The Jak lainnya tiba-tiba membanjiri lokasi. Mereka langsung menuju rumah yang diduga dihuni pendukung Persib.
“Permasalahan tersebut dapat dilerai oleh Binmas dan Ketua RW sehingga situasi kondusif. Kemudian 20 menit berselang sekitar 100 orang suporter The Jak lainnya tiba di lokasi lalu mendatangi lokasi rumah yang diduga pendukung Persib,” papar Made.
Keributan kedua ini berlangsung singkat, sekitar 15 menit. Pukul enam tepat, bantuan keamanan sudah berdatangan. Personel Polsek Bojongsari dan Koramil Sawangan langsung disiagakan di tempat kejadian, dipimpin langsung oleh Kapolsek.
“Selama 15 menit pertikaian dapat dilerai, pada pukul 18.00 WIB personil Polsek Bojongsari dan Koramil Sawangan standby di lokasi dipimpin Kapolsek Bojongsari Kompol Fauzan Thohari,” imbuhnya.
Hingga larut malam, kondisi benar-benar aman. Meski begitu, aparat masih tetap berjaga. Patroli Presisi dan personel gabungan masih standby di lokasi untuk memastikan keamanan benar-benar pulih.
“Saat ini situasi telah kondusif, suporter The Jak telah meninggalkan lokasi. Personil Polsek Bojongsari dan Koramil serta Patroli Presisi standby di lokasi,” pungkas Made Budi menegaskan.
Artikel Terkait
Arsenal Lolos ke Semifinal Liga Champions Usai Imbang Lawan Sporting Lisbon
Anggota DPR Kecam Dugaan Pelecehan Seksual Verbal di Grup Chat Mahasiswa FHUI
Ade Rai Luncurkan Platform AI untuk Edukasi Kesehatan Gratis via WhatsApp
Luka, Makan, Cinta Tayang di Netflix 2026, Kisahkan Persaingan Sengit di Dapur Restoran