Operasi tangkap tangan kembali digelar KPK. Kali ini, delapan orang diamankan di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Utara. Yang menarik, salah satu yang terjaring dalam razia tersebut berasal dari kalangan perusahaan tambang.
Konfirmasi datang dari juru bicara KPK, Budi Prasetyo.
"Iya, benar," katanya, menanggapi pertanyaan soal keterlibatan pihak perusahaan tambang dalam OTT Sabtu (10/1/2026) itu.
Soal identitas, Budi masih menutup rapat. Ia hanya membeberkan bahwa dari delapan orang yang diamankan, empat di antaranya adalah pegawai Ditjen Pajak. Sisanya, empat orang lagi, berasal dari kalangan swasta. Rincian lebih lanjut, termasuk nama perusahaan, dijanjikan akan menyusul.
"Nanti kami akan sampaikan terkait detailnya ya, perusahaan-perusahaannya," ujarnya.
Artikel Terkait
Kapolri Tegaskan Media Mitra Strategis, Minta Jajaran Responsif Terhadap Pemberitaan
Mendagri Tito Karnavian Dukung Penuh Program 3 Juta Rumah Prabowo
BNN dan Bea Cukai Amankan 4.080 Butir Ekstasi di Kos-kosan Bekasi
PetFuria dan Unair Jalin Kerja Sama untuk Tingkatkan Standar Industri Perawatan Hewan