"Bangsa Indonesia menolak tatanan internasional yang membenarkan dominasi kekuatan atas kedaulatan bangsa lain," tuturnya dengan nada tegas.
Bagi Megawati, ada prinsip-prinsip mendasar yang dilanggar di sini. Demokrasi sejati, katanya, mustahil lahir dari moncong senjata. Keadilan tidak akan tumbuh dari agresi sepihak. Dan sebuah peradaban, tentu saja, tidak bisa dibangun di atas penghinaan terhadap martabat suatu bangsa.
Ia lalu menarik benang merah sejarah. Sejak era Bung Karno menggagas Konferensi Asia Afrika, Indonesia memang punya komitmen panjang untuk menentang imperialisme dalam segala rupanya. Sikap itu, tampaknya, masih dipegang teguh hingga sekarang.
"Karena itu, PDI Perjuangan menyerukan penyelesaian konflik internasional melalui dialog, diplomasi, dan hukum internasional," imbuhnya.
Jalan kekerasan, menurutnya, hanya akan memanjangkan penderitaan rakyat biasa yang tak berdosa. Titik.
Artikel Terkait
WNA Diduga Ekshibisionis di Blok M Kabur, Beralasan Cuaca Panas Bikin Gatal
Motor Trail Menembus Medan Ekstrem, Bantuan Sampai ke Pelosok Aceh Tengah
Gelombang Bom Guncang SPBU Thailand Selatan, Empat Orang Terluka
Kemenag Tegaskan Awal Ramadan 2026 Tunggu Sidang Isbat, Bukan Kalender