Wagino, yang sudah tinggal di sini sejak 1993, bilang kebiasaan ini udah mendarah daging. Tiang listrik jadi alat komunikasi yang sederhana tapi efektif antara petugas dan warga. Menariknya, bunyi yang bagi orang luar mungkin terdengar mengganggu itu, justru bikin warga sekitar merasa aman.
Nur, salah seorang warga, mengaku justru merasa was-was kalau malam terlalu sunyi tanpa suara patroli itu.
"Kalau dengar bunyi itu, rasanya tenang. Berarti masih ada yang jaga," ujarnya.
Jadi, di tengah gegap gempita ibu kota yang makin modern, tiang listrik tua itu tetap setia pada peran gandanya. Siang hari jadi sasaran tempel iklan, malam hari jadi alat kentongan zaman now. Ia berdiri diam, menjadi saksi bisu dinamika keseharian warga Jakarta yang sederhana, unik, dan penuh cerita.
Artikel Terkait
Chelsea Hadapi Manchester City di Stamford Bridge, Tekanan Besar untuk Perburuan Poin
Manchester City Hancurkan Chelsea 3-0 di Stamford Bridge
Bayi Nyaris Dibawa Orang Tak Dikenal di RSHS Bandung, Ibu Soroti Gelang Identitas yang Digunting
Kritik Pengangkatan Nuryanti di Kemnaker, Rekam Jejak Kinerja Dipertanyakan