Setelah rapat koordinasi di Aceh, Menteri Perumahan Maruarar Sirait yang akrab disapa Ara menegaskan komitmennya untuk segera membangun hunian tetap bagi korban bencana. Namun begitu, prosesnya tak akan gegabah. Ada tiga syarat utama yang harus dipenuhi, dan keselamatan jadi yang nomor satu.
"Lokasinya harus aman secara teknis. Artinya, bebas dari ancaman banjir dan longsor," tegas Ara.
Hal ini dia sampaikan usai bertemu dengan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan Mendagri Tito Karnavian, Sabtu lalu. Rapat yang digelar di Aceh itu membahas percepatan pemulihan pascabencana. Ara mengaku sudah mendapat arahan untuk bergerak cepat dari Presiden dan pimpinan DPR.
"Kita sudah usulkan cukup banyak titik di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Prosesnya juga kita siap dengan tim," ujarnya.
Artikel Terkait
Anak Buronan Riza Chalid Divonis 15 Tahun Penjara dan Denda Rp 2,9 Triliun
Pertamina Pastikan Stok dan Kualitas Avtur Aman Jelang Idulfitri
Herdman Pertimbangkan Pemain Indonesia Timur yang On-fire untuk FIFA Series 2026
Jerman Apresiasi Langkah Indonesia di Dewan Perdamaian Palestina