Setelah rapat koordinasi di Aceh, Menteri Perumahan Maruarar Sirait yang akrab disapa Ara menegaskan komitmennya untuk segera membangun hunian tetap bagi korban bencana. Namun begitu, prosesnya tak akan gegabah. Ada tiga syarat utama yang harus dipenuhi, dan keselamatan jadi yang nomor satu.
"Lokasinya harus aman secara teknis. Artinya, bebas dari ancaman banjir dan longsor," tegas Ara.
Hal ini dia sampaikan usai bertemu dengan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan Mendagri Tito Karnavian, Sabtu lalu. Rapat yang digelar di Aceh itu membahas percepatan pemulihan pascabencana. Ara mengaku sudah mendapat arahan untuk bergerak cepat dari Presiden dan pimpinan DPR.
"Kita sudah usulkan cukup banyak titik di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Prosesnya juga kita siap dengan tim," ujarnya.
Artikel Terkait
Pajak Rp75 Miliar Menyusut Drastis, Lima Tersangka Terjerat Kasus Suap di KPP Jakarta Utara
Makanan Bergizi untuk Balita Viral, Cuma Dibungkus Kantong Kresek
Trump Ancam Luncurkan Serangan Darat ke Kartel Narkoba Meksiko
Kepala KPP Jakarta Utara Dicokok KPK, Suap Pajak Rp 4 Miliar Beralih ke Dolar Singapura