Suasana rapat koordinasi di Banda Aceh tiba-tiba berubah. Sabtu lalu, saat Menteri Keuangan Purbaya sedang memaparkan jawabannya, telepon dari Presiden Prabowo Subianto masuk. Telepon itu mendarat di ponsel Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, yang kemudian segera menghampiri Purbaya untuk menyerahkan panggilan penting itu.
Rapat yang membahas pemulihan pascabencana itu pun sempat hening sejenak. Menurut sejumlah saksi, momen itu terjadi tak lama setelah Wagub Aceh Fadhlullah meminta diskresi anggaran untuk daerahnya. Lalu, telepon dari Istana pun tersambung.
Setelah berbicara singkat, Purbaya kembali ke forum. Nada bicaranya terdengar lebih lega.
"Untuk tahun ini, anggaran Anda akan penuh, nggak dipotong," ujar Purbaya, langsung menyampaikan kabar baik kepada Wagub Aceh.
Rupanya, itulah inti dari percakapan singkat dengan Presiden. Purbaya lantas berterima kasih kepada Dasco yang telah memfasilitasi telepon tersebut. Dia mengaku, Prabowo secara langsung menyetujui agar anggaran untuk Aceh tetap utuh tahun ini.
"Kalau saya kan nggak bisa telepon, beliau yang bisa telepon," canda Purbaya, mencairkan suasana.
Dia lalu menambahkan, "Pak Ketua saya nanya tadi, bapak minta persetujuan apa memerintah? Haha, kayanya minta persetujuan, jadi clear."
Pernyataan itu disambut tawa ringan dari para peserta rapat. Insiden telepon dadakan itu, meski singkat, ternyata cukup untuk memberi kepastian yang ditunggu-tunggu.
Artikel Terkait
JPPI Desak Pemberhentian dan Pencabutan Gelar Guru Besar Unpad Terduga Pelaku Pelecehan
NO NA Rilis Single Rollerblade Jelang Tampil di Festival Head In The Clouds 2026
Jaksa Tuntut Mantan Pejabat Kemendikbud 6-15 Tahun Penjara atas Korupsi Chromebook Rp 2,1 Triliun
Gencatan Senjata Israel-Lebanon Langsung Diwarnai Pelanggaran di Berbagai Front