Suasana rapat di Banda Aceh, Sabtu lalu, tiba-tiba cair oleh gelak tawa. Pemicunya? Candaan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian tentang koleganya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, yang disebut bakal 'ngambek' jika namanya tak disebut.
Dengan gaya santainya yang khas, Purbaya pun merespons. "Seperti biasa, Pak, saya hanya bagian akhir, cuma hitung-hitung duit," ujarnya dalam Rakor Satgas Pemulihan Pascabencana. Lalu dia menanggapi candaan Tito. "Saya di sini, sama Pak Tito kalau enggak disebut namanya, ngambek katanya."
Namun begitu, di balik nada bercandanya, ada poin serius yang ingin disampaikan sang menteri keuangan.
"Oke, Pak, jadi saya mesti balas. Kalau nggak disebut nama, ngambek. Saya ngambek kalau uangnya sudah disediain pakai utang, nggak dipakai juga,"
Begitu kata Purbaya, yang langsung disambut tawa peserta rapat. Dia mengaku sudah bersusah payah mengumpulkan anggaran, termasuk dari sektor pajak dan bea cukai. Rupanya, yang membuatnya kesal justru ketika dana yang sudah tersedia itu tak kunjung digunakan.
Artikel Terkait
Trump Ancam Luncurkan Serangan Darat ke Kartel Narkoba Meksiko
Kepala KPP Jakarta Utara Dicokok KPK, Suap Pajak Rp 4 Miliar Beralih ke Dolar Singapura
KPK Gelar OTT Perdana 2026, Kantor Pajak dan Perusahaan Tambang Jadi Sasaran
Trump Siap Bantu Iran, Gelombang Protes Makin Mengguncang