Suasana rapat di Banda Aceh, Sabtu lalu, tiba-tiba cair oleh gelak tawa. Pemicunya? Candaan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian tentang koleganya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, yang disebut bakal 'ngambek' jika namanya tak disebut.
Dengan gaya santainya yang khas, Purbaya pun merespons. "Seperti biasa, Pak, saya hanya bagian akhir, cuma hitung-hitung duit," ujarnya dalam Rakor Satgas Pemulihan Pascabencana. Lalu dia menanggapi candaan Tito. "Saya di sini, sama Pak Tito kalau enggak disebut namanya, ngambek katanya."
Namun begitu, di balik nada bercandanya, ada poin serius yang ingin disampaikan sang menteri keuangan.
"Oke, Pak, jadi saya mesti balas. Kalau nggak disebut nama, ngambek. Saya ngambek kalau uangnya sudah disediain pakai utang, nggak dipakai juga,"
Begitu kata Purbaya, yang langsung disambut tawa peserta rapat. Dia mengaku sudah bersusah payah mengumpulkan anggaran, termasuk dari sektor pajak dan bea cukai. Rupanya, yang membuatnya kesal justru ketika dana yang sudah tersedia itu tak kunjung digunakan.
Artikel Terkait
Debt Collector Diduga Otak Penusukan Advokat Ditangkap di Semarang
Siswa SD dan Ayahnya Selamat Usai Terseret Banjir Lahar di Sungai Regoyo
Surabaya Gelar Gerakan GEMILANG, 2.776 TK Kunjungi SD untuk Permudah Transisi Murid
Tito Karnavian Tinjau Rehabilitasi Pascabencana dan Serukan Hunian Layak bagi Pengungsi Aceh