Bunyi "tong... tong..." dari tiang listrik di tengah malam yang sunyi pasti sudah tak asing lagi. Bagi sebagian orang, itu cuma gangguan suara. Tapi sebenarnya, ada maksud tersembunyi di balik ritual warga itu.
Anwar, seorang pria 44 tahun yang rutin ronda di Cikoko, Pancoran, bercerita panjang lebar soal hal ini ketika kami bertemu Sabtu lalu. Suara nyaring dari tiang besi yang dipukul pakai batu atau tongkat itu, katanya, sama sekali bukan iseng.
"Ya maknanya buat nandain jam," ujarnya.
Menurutnya, di kawasan itu banyak sekali pedagang. Tukang tempe, tahu, dan sayuran yang harus berangkat ke pasar jauh sebelum matahari terbit.
"Pedagang kayak tukang tempe, tahu, biar nggak kesiangan kan untuk berangkat ke pasar," jelas Anwar.
Artikel Terkait
Langit 2026: Gerhana Matahari Tak Tampak, Gerhana Bulan Masih Berpeluang
Dua Pencuri Motor Tembaki Warga, Ditangkap Usai Buron ke Yogyakarta dan Cimahi
Drone Misterius di Perbatasan Korea: Klaim, Bantahan, dan Ancaman Diplomatik
KPK Beberkan Modus Korupsi Kuota Haji Tambahan, Mantan Menag Yaqut Ditahan