Intelijen Korsel: Putri Kim Jong Un Diduga Kendalikan Operasional Badan Rudal Korut

- Kamis, 26 Februari 2026 | 11:00 WIB
Intelijen Korsel: Putri Kim Jong Un Diduga Kendalikan Operasional Badan Rudal Korut
Artikel Revisi

Intelijen Korea Selatan mendapati informasi yang cukup mengejutkan. Menurut laporan mereka, Kim Ju Ae, putri kecil Kim Jong Un yang diperkirakan baru berusia 13 atau 14 tahun, kini memegang kendali nyata di badan yang mengawasi kekuatan nuklir negara itu. Ya, Administrasi Rudal.

Media Chosun Daily yang mengutip sumber pemerintah tingkat tinggi di Seoul melaporkan hal ini. Meski jabatan direktur jenderal secara administratif masih dipegang oleh Jang Chang-ha, aktivitas operasionalnya justru dikendalikan oleh sang putri. Dia disebut-sebut rutin menerima pengarahan dari para jenderal dan tak segan mengeluarkan perintah.

Fakta ini tentu mengundang banyak tanya. Bagaimana mungkin seorang remaja awal dipercaya memimpin lembaga strategis semacam itu?

Namun begitu, langkah Kim Jong Un sebenarnya sudah terlihat dari jauh-jauh hari. Keberadaan Ju Ae pertama kali dikonfirmasi media pemerintah Korut pada akhir 2022. Saat itu, dia hanya disebut sebagai "anak kesayangan" yang menemani sang ayah dalam peluncuran rudal balistik antarbenua Hwasong-17. Nama aslinya sendiri belum pernah diumumkan secara resmi oleh Pyongyang.

Sejak momen itu, kehadirannya di acara-acara penting semakin intens. Dia kerap terlihat mendampingi Kim Jong Un, mulai dari memantau peluncuran rudal, inspeksi senjata, hingga menghadiri kongres partai. Polanya jelas.

Ada satu momen yang dianggap paling kuat menguatkan spekulasi tentang masa depannya. Dalam sebuah foto resmi, Ju Ae tampak mengunjungi Istana Matahari Kumsusan, mausoleum tempat jasad kakek dan buyutnya disemayamkan. Dia datang bersama kedua orang tua dan sejumlah pejabat tinggi. Kunjungan semacam itu bukan sekadar kunjungan keluarga biasa; itu adalah simbol.

Semua tanda ini mengarah pada satu kesimpulan yang sama: Kim Ju Ae sedang disiapkan untuk sesuatu yang besar. Banyak pengamat kini yakin, gadis remaja itu bukan sekadar anak yang diajak jalan-jalan ayahnya. Dia adalah calon penerus yang sedang dibentuk di depan mata kita.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar